Pengembangan MARION 4.0 pada Materi Bangun Ruang untuk Pembelajaran Inovasi di Era New Normal

Keywords: Bangun Ruang, Multimedia Tutorial Interaktif, New Normal, Pembelajaran Inovasi

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan multimedia tutorial interaktif sebagai upaya menyongsong pendidikan 4.0 yang akan menjadi new normal di era digital pasca COVID-19 nantinya. Implementasi dilakukan dalam pembelajaran materi bangun ruang, karena materi tersebut memiliki kompleksitas relatif tinggi. Pembelajarannya menjadi sulit ketika umumnya pemaparan konsep divisualisasikan melalui gambar-gambar statis. Peserta didik membutuhkan penalaran yang cermat mengenai konsep-konsep materi dengan melakukan banyak percobaan. Akibatnya alokasi waktu pembelajaran masih belum mencukupi. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (developmental research) dan mengacu pada model Instructional Development Institute (IDI) yang terdiri atas tiga tahap, yaitu penentuan (define) atau analisis kebutuhan, pengembangan (develop) dan evaluasi (evaluate). Subjek penelitian pada kelas terbatas berjumlah 30 orang peserta didik SMPN 1 Padang Panjang pada kelas VIII.C. Hasil pengembangan berupa MARION 4.0 memperoleh kevalidan dari segi isi dan konstruk, sedangkan dari uji praktikalitas menunjukkan kemudahan penggunaan yang tinggi, minat belajar meningkat, dan peserta didik lebih aktif dalam belajar. Peningkatan ketuntasan hasil belajar peserta didik mencapai hingga 76,67%. Berdasarkan kondisi tersebut disimpulkan bahwa MARION 4.0 yang dikembangkan telah valid, praktis dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran inovasi untuk peserta didik kelas VIII Sekolah Menengah Pertama.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Altıparmak, K. (2014). Impact of Computer Animations In Cognitive Learning: Differentiation. International Journal of Mathematical Education in Science and Technology, 45(8), 1146–1166.

Ariani, N., & Haryanto, D. (2010). Pembelajaran Multi Media di Sekolah: Pedoman Pembelajaran Inspiratif, Konstruktif, dan Prospektif . Jakarta: Prestasi Pustaka.

Arifin, A. H. (2017). Pengembangan Tutorial Berbasis Multimedia Interaktif pada Pembelajaran Matematika Ditinjau dari Pemahaman Konsep Matematis Kelas VII SMP Negeri 1 Sedayu. Yogyakarta: Mercubuana.

Barron, A. E., & Orwig, G. W. (1995). Multimedia Technologies for Training: An Introduction. Englewood: Libraries Unlimited.

Camilleri, P. (2018). Robot-Proof: Higher Education in The Age of Artificial Intelligence. Journal of Education for Teaching, 44(4), 519–520.

Chaeruman, U. A. (2020). Ruang Belajar Baru dan Implikasi Terhadap Pembelajaran di Era Tatanan Baru. Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan, 8(1), 142-153.

Daryanto. (2016). Media Pembelajaran: Peranannya Sangat Penting dalam Mencapai Tujuan Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media.

Dimyati, & Mudjiono. (2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Hartinah Ds, S., & Setiawan, T. (2013). Sikap Guru Taman Kanak-Kanak Terhadap Pembelajaran Matematika. Jurnal Ilmu Pendidikan, 19(1), 50-55.

Karimah, A., Rusdi, R., & Fachruddin, M. (2017). Efektifitas Media Pembelajaran Matematika Menggunakan Software Animasi Berbasis Multimedia Interaktif Model Tutorial pada Materi Garis dan Sudut untuk Siswa SMP/MTS Kelas VII. Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah (JP2MS), 1(1), 9–13.

Koesnandar, A. (2020). Pengembangan Model Pembelajaran Inovatif Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Sesuai Kurikulum 2013. Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan, 8(1), 33-63.

Kurnia, A. (2019). Pembelajaran Pemecahan Masalah dengan Media Interaktif
Model Tutorial untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X Multimedia 3 SMKN 2 Garut Pokok Bahasan Sistem Persamaan Linier Dua Variabel Tahun Pelajaran 2017/2018. Jurnal Petik, 5(2), 62–68.

Milovanovi, M., Obradovi, J., Obradovic, J., Rs, I., Milaji, A., Milajic, A., & Rs, S.
(2013). Application of Interactive Multimedia Tools In Teaching Mathematics – Examples of Lessons From Geometry. The Turkish Online Journal of Educational Technology, 12(1), 19-31.

Mustamid, M., & Raharjo, H. (2015). Pengaruh Efektifitas Multimedia Pembelajaraan Macromedia Flash 8 Terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Materi Fungsi Komposisi dan Invers. Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching, 4(1), 26-41.

Phillips, R. (1997). The Developer’s Handbook to Interactive Multimedia: A Practical Guide For Educational Applications. London: Routledge.

Rosenberg, M. J. (2001). E-Learning: Strategies For Delivering Knowledge In The Digital Age. New York: McGraw-Hill.

Rusman. (2013). Belajar dan Pembelajaran Berbasis Komputer: Mengembangkan Profesionalisme Guru Abad 21. Bandung: Alfabeta.

Smaldino, S. E., Lowther, D. L., Mims, C., & Russell, J. D. (2019). Instructional Technology and Media for Learning. New York: Pearson Education.

Trianto. (2010). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif: Konsep, Landasan dan Implementasinya pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana Prenada Media.

Vanderhoven, E., Schellens, T., & Valcke, M. (2011). Report on Critical Design Guidelines to Consider When Developing Solutions: SPION-Deliverable 7.1. Ghent University, 1-19.

Vaughan, T. (2006). Multimedia: Making It Work. Yogyakarta: Andi Publisher.
Wibawa, S. (2018). ‪Pendidikan dalam Era Revolusi Industri 4.0. Yogyakarta: Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa.‬‬‬
Published
2022-01-06
How to Cite
Yudhi, P., & Fitri, Y. (2022). Pengembangan MARION 4.0 pada Materi Bangun Ruang untuk Pembelajaran Inovasi di Era New Normal. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 6(1), 270-281. https://doi.org/10.31004/cendekia.v6i1.1166
Share |