Perbedaan Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Disposisi Matematis Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Discovery Learning

  • Yosephin Elisabeth Panggabean Universitas Negeri Medan
  • Mulyono Mulyono Universitas Negeri Medan
  • Humuntal Banjarnahor Universitas Negeri Medan
Keywords: Kemampuan pemecahan masalah, disposisi matematis, pembelajaran Problem Based Learning, pembelajaran Discovery Learning

Abstract

Penelitian ini membandingkan perkembangan bakat untuk pemecahan masalah dalam matematika dan keakraban dengan kecenderungan matematika, membedakan antara pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran penemuan dalam matematika. (3) Apa perbedaan utama antara proses penyelesaian masalah matematika siswa yang berbasis masalah dan berbasis penemuan? Penelitian kuasi-eksperimental. Penilaian kemampuan matematika dan pemecahan masalah adalah dua contoh sikap dari instrumen yang digunakan. Analisis menggunakan ANACOVA dan N-Gain. Berdasarkan temuan penelitian ini: (1) Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika antara model pembelajaran berbasis masalah dan pembelajaran penemuan; (2) Terdapat perbedaan peningkatan kemampuan berhitung antara model problem-based learning dan Discovery Learning. (3) Siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis masalah memberikan solusi yang lebih unggul dan lebih bervariasi daripada siswa yang mengikuti pembelajaran penemuan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afrilianto, M. (2012). Peningkatan Pemahaman Konsep dan Kompetensi Strategis Matematis Siswa SMP dengan Pendekatan Metaphorical Thinking. Jurnal Ilmiah Program Studi Matematika STKIP Siliwangi Bandung, 1 No.2.

Akbar, S. (2013). Instrumen Perangkat Pembelajaran. PT Remaja Rosdakarya.

Branca, N. . (2017). Problem Solving as a Goal, Process, and Basic Skill. NCTM.

Bruce Joyce, M. W. (2012). Models of Teaching. Allyn and Bacon & Scuter.

BSNP. (2006). Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Badan Standar Nasional Indonesia.

Cockroft, W. H. (2014). Mathematics Counts, Report of the Committee of Inguiry Into the Teaching of Mathematics in Schools. Her Majesty’s Stationery Office.

Hasratuddin. (2018). Mengapa Harus Belajar Matematika? Perdana Publishing.

Hidayati, K., dan Listyani, E. (2017). Improving Instruments of Students Self-Regulated Learning.

Kemendikbud. (2017). Modul Penyusunan Soal HOTS Direktorat Pembinaan SMA. Direktorat Pembinaan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Lestari, K., E., Dan Yudhanegara, M., R. 2017. (2017). Penelitian Pendidikan Matematika. Refika Aditama.

Mahmuzah, R. 2018. (2018). Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP dengan Menggunakan Pembelajaran Contextual Teaching and Learning. Jurnal Peluang, VI No 2.

Maxwell, K. (2001). Positive Learning Dispositions in Mathematics. ACE Papers, 11.

Minarni, A. (2018). Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah terhadap Kemampuan Pemahaman Matematis dan Keterampilan Sosial SMP Negeri Di Kota Bandung. Jurnal Pendidikan Matematika Paradikma, 6 Nomor 2, Hal 162-174.

Nurfatanah, Rusmono, N. (2018). Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Prosiding Seminar Dan Diskusi Nasional Pendidikan Dasar 2018, ISSN: 2528-5564.

OECD. (2018). PISA 2015. PISA Result in Focus.

OECD. (2013). Draft PISA 2015 Mathematics Framework. OECD Publishing.
Permendikbudud. (2013). Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republic Indonesia.

Purwasih, R., & Bernad, M. (2018). Pembelajaran Diskursus Multi Representasi Terhadap Peningkatan Kemampuan Komunikasi dan Disposisi Matematis Mahasiswa. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 5(1), 36–47.

Ristanti, F. (2017). Kemampuan Berfikir Kritis Ditinjau dari Disposisi Matematis Siswa SMP Negeri 3 Purwokerto. Journal of Mathematics Education., 2, Nomor 2, 36-47.

Sari, E. M. J. (2016). Profil Berpikir Kritis Siswa SMP Dalam Menyelesaikan Masalah Geometri Ditinjau Dari Gaya Kognitif Visualizer dan Verbalizer. Universitas Negeri Surabaya.

Setyaningsih, E., & Widjajanti, D. (2015). Keefektifan Pendekatan Problem Posing ditinjau dari Prestasi Belajar, Kemampuan Koneksi Matematis, dan Disposisi Matematis. Pythagoras: Jurnal Pendidikan Matematika, 10(1), 28–37.

Simanjuntak, T. D. L. (2020). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis serta Disposisi Matematis Siswa melalui Model Pembelajaran Cooperative Type Jigsaw pada Siswa Kelas X SMA Global Prima. Tesis.

Sumarmo, U. (2013). Kumpulan Makalah Berpikir dan Disposisi Matematika serta Pembelajarannya. Jurusan Pendidikan Matematika. Jurusan Pendidikan Matematika: FMIPA. UPI.

Tim Dosen MKPBM. (2001). Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. JICA-Universitas Pendidikan Indonesia.

Trianto. (2016). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif: Konsep, Landasan, dan Implementasinya Pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Kencana.
Published
2022-12-17
How to Cite
Panggabean, Y., Mulyono, M., & Banjarnahor, H. (2022). Perbedaan Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Disposisi Matematis Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Discovery Learning. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 7(1), 49-59. https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i1.1855
Share |

Most read articles by the same author(s)