Pengembangan LKS Beracuan Problem Based Learning untuk Mendeskripsikan Kemampuan Penalaran Matematika Siswa SMK

  • Adi Herdiansyah Universitas Negeri Malang
  • Rustanto Rahardi Universitas Negeri Malang
  • Santi Irawati Universitas Negeri Malang
Keywords: Lembar Kegiatan Siswa (LKS), Problem Based Learning, Kemampuan Penalaran Matematika

Abstract

Modul yang digunakan guru pada pembelajaran matematika di SMKN 8 Malang lebih menekankan pada materi, contoh soal dan latihan soal. Contoh soal yang diberikan sudah berbasis kontekstual, tetapi kurang memberi kesempatan siswa untuk terlibat dalam pembelajaran. Hampir seluruh siswa dari tahun ketahun memperoleh hasil ujian dibawah KKM (kurang dari 60) pada materi barisan dan deret, karena kurangnya pemahaman siswa terhadap materi. Berdasarkan hal tersebut, peneliti bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) beracuan Problem Based Learning (PBL) untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematika siswa SMKN 8 Malang pada materi barisan dan deret aritmetika yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Prosedur penelitian mengacu pada model ADDIE. Penelitian ini dianalisis dengan menguji kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Uji kevalidan LKS dilakukan oleh 2 validator, yaitu dosen matematika sebagai validator ahli dan guru SMKN 8 Malang sebagai validator praktisi. Setelah LKS dinyatakan valid, LKS diujicobakan kepada siswa kelas XI RPL C tahun ajaran 2021/2022 yang berjumlah 33 siswa. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh tingkat validitas LKS yang dihasilkan dikategorikan valid dengan skor rata-rata 3.39. Rata-rata skor hasil uji kepraktisan mencapai  yang berarti dalam kategori praktis. Tingkat keefektifan LKS beracuan PBL yang dihasilkan dikategorikan efektif. Hal tersebut diperoleh dari hasil tes formatif dan pada saat wawancara. Hasil tes formatif dan wawancara menunjukkan bahwa siswa dapat mencari struktur atau pola dari suatu permasalahan, siswa dapat memilih serta menggunakan prosedur dan konsep untuk menyelesaikan masalah, siswa dapat menghubungkan konsep antar matematika atau matematika dengan bidang lain, siswa dapat memeriksa dan menjelaskan solusi dari permasalahan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Annisa, R., & Kartini, K. (2021). Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Barisan dan Deret Aritmatika Menggunakan Tahapan Kesalahan Newman. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(1), 522–532. https://doi.org/10.31004/cendekia.v5i1.506

Astuti, S., Danial, M., & Anwar, M. (2018). Pengembangan LKPD Berbasis PBL (Problem
Based Learning) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Materi Kesetimbangan Kimia. Chemistry Education Review (CER), 1(2), 90–114. https://doi.org/10.26858/cer.v0i1.5614

Depdiknas. (2004). Pedoman Umum Pengembangan Bahan Ajar Sekolah Menengah Atas. Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Pendidikan Menengah Umum.

Depdiknas. (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Dhiman, S. C. (1981). Tentorium in Leptocorisa varicornis Fabr. (Heteroptera--Coreidae). Folia Morphologica, 29(4), 336–338.

Djamarah, S. B., & Zain, A. (2013). Strategi Belajar Mengajar. Rineka Cipta.

Glazer. (2001). Problem Based Instruction. In M. Orey (Ed.), Emerging Perspective on learning, teching, and technology. http//www.coe.uga.edu/epltt/ProblemBasedInstruct.htm

Handayani, S., & Mandasari, N. (2018). Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS)
Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika: Judika Education, 1(2), 144–151. https://doi.org/10.31539/judika.v1i2.412

Hayati, I., Retta, A. M., & Fitriasari, P. (2022). Pengembangan Video Pembelajaran pada
Materi Barisan dan Deret Untuk Peserta Didik Kelas X SMK. JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan Dan Pengajaran Matematika), 8(1), 63–72. https://doi.org/10.37058/jp3m.v8i1.4425

Herman, T. (2007). Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Matematis Tingkat Tinggi Siswa Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Educationist, 1(1), 47–56. https://doi.org/10.54314/jmn.v4i1.130

Hobri. (2010). Metodologi Penelitian Pengembangan (Aplikasi pada Penelitian Pendidikan Matematika). Pena Salsabila.

Khadijah, S., Ismail, S., & Resmawan, R. (2020). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Penalaran pada Materi Sudut Pusat dan Sudut Keliling Lingkaran. Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 8(1), 1–12. https://doi.org/10.24256/jpmipa.v8i1.838

Kurnia, T. D., Lati, C., Fauziah, H., & Trihanton, A. (2019). Model Addie untuk Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kemampuan Pemecahan Masalah Berbantuan 3D Pageflip. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika (SNPM), 1(1), 516–525.

Mariyani, M., Fuadiah, N. F., & Retta, A. M. (2021). Antisipasi Didaktis dengan Strategi Scaffolding pada Pembelajaran Barisan dan Deret Aritmetika. Jurnal Elemen, 7(2), 310–323.

NCTM. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. The National Council of Teachers of Mathematics, Inc.

Nieveen, N. (1999). Prototyping to Reach Product Quality (J. Van den Akker, R. M.

Braneh, K. Gustafson, & T. Plomp (eds.)). Kluwer Academic Publisher.

Nika, V. A. L. (2022). Pengembangan LKS Berbasis Problem Based Learning (PBL) pada Materi Barisan dan Deret Aritmatika Kelas X Jurusan MPLB (Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis) SMK Negeri 1 Probolinggo. Universitas Negeri Malang.

Prastowo, A. (2012). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. DIVA Press.

Putri, R., & Granita, G. (2022). Pengembangan LKS Berbasis Model Planning Monitoring Evaluating (PME) pada Materi Program Linear. JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika), 6(2), 247–261.

Rohaeti, E., Lfx, E. W., & Padmaningrum, R. T. (2009). Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Mata Pelajaran Sains Kimia untuk SMP. Jurnal Inovasi Pendidikan, 10(1), 1–11.

Rosita, C. D. (2014). Kemampuan Penalaran dan Komunikasi Matematis: Apa, mengapa, dan bagaimana ditingkatkan pada mahasiswa. Jurnal Euclid, 1(1), 33–45.

Sari, B. K. (2017). Desain Pembelajaran Model Addie Dan Implementasinya Dengan Teknik Jigsaw. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, 87–102.

Sumartini, T. S. (2015). Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 1–10.


Trianto. (2007). Model-model Pembelajaran Inovatif. Grasindo.

Yulianingsih, A., Febrian, F., & Dwinata, A. (2018). Analisa Kesalahan Konsep Pecahan pada Siswa Kelas VII A SMP Negeri 13 Satu Atap Tanjungpinang. Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(2), 199–206.

Yuliastuti, R., & Soebagyo, J. (2021). Pengembangan Bahan Ajar Matematika Berbasis Matematika Terapan pada Materi Matriks. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(3), 2270–2284.

Yunus, S. R., Sanjaya, I. G. M., & Jatmiko, B. (2013). Implementasi Pembelajaran Fisika Berbasis Guided Inquiry untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Auditorik. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 2(1), 48–52.

Yusdiana, B. I., & Hidayat, W. (2018). Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMA pada Materi Limit Fungsi. JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif), 1(3), 409–414.
Published
2023-12-18
How to Cite
Herdiansyah, A., Rahardi, R., & Irawati, S. (2023). Pengembangan LKS Beracuan Problem Based Learning untuk Mendeskripsikan Kemampuan Penalaran Matematika Siswa SMK. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 8(1), 29-43. https://doi.org/10.31004/cendekia.v8i1.1893
Share |

Most read articles by the same author(s)