Pemahaman Mahasiswa Baru Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Saumlaki Tentang Lingkaran Setelah Penerapan PMRI

  • Mesak Ratuanik STKIP Saumlaki
  • Welhemina Wermpinan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Saumlaki
  • Zakarias Bacory Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Saumlaki
  • Yoseph Batkunde Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Saumlaki
Keywords: Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik Indonesia (PMRI), Pemahaman, Lingkaran

Abstract

Pemahaman adalah kemampuan seseorang untuk mengerti atau memahami sesuatu setelah sesuatu itu diketahui dan dingat. Seorang calon mahasiswa baru dikatakan memahami sesuatu apabila ia dapat memberikan penjelasan atau memberi uraian yang lebih rinci tentang hal itu dengan menggunakan bahasa sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pemahaman Calon Mahasiswa Baru Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Saumlaki Tentang Lingkaran Setelah Penerapan Pembelajaran Dengan Pendekatan Pembelajaran Matematika Realistik Indonesia. Jenis ini merupakan penelitian deskripsi kualitatif yang di lakukan pada calon mahasiswa baru program studi pendidikan matematika yang berjumlah 28 orang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan juli 2020. Pengumpulan data di lakukan dengan mengunakan dokumentasi, tes tertulis dan wawancara. Hasil penelitian ini menujukan bahwa setelah mengalami proses pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran matematika realistik Indonesia tentang materi lingkaran. Calon mahasiswa baru program studi pendidikan matematika dapat memahami permasalah keliling dan luas lingkaran dalam kehidupan sehari-hari dengan dapat memilih model atau rumus sendiri untuk menyelesaikan permasalahan yang mereka hadapi dalam lembar soal. Kesimpulan dari proses pembelajaran tersebut adalah calon mahasiswa baru program studi pendidikan matematika dapat menyelesaikan permasalahan lingkaran dalam kehidupan sehari-hari dengan pemahaman mereka sendiri

Downloads

Download data is not yet available.

References

Benyamin S.Bloom & Anas Sudijono. (2011). Pengantar Evaluasi Pendidikan, Jakarta: Rajawali Pres.

Depdiknas. (2010). Panduan Pendidikan Karakter Di SMP. Balitbang Depdiknas. Jakarta.

Depdiknas. (2006). Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar dalam KTSP Mata Pelajaran Matematika untuk Sekolah Dasar (SD)Madrasah Ibtidaiyah (MI). Jakarta: Depdiknas.

Supinah Hadi. (2008). Pembelajaran pengolahan data. Majalah PMRI, Vol VIII No 1.

Ratuanik Mesak. (2019). Pemahaman Siswa Kelas VIII.B SMP Santo Aloysius Turi Tentang
Relasi Dan Fungsi Setelah Penerapan PMRI. PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika 2,813-820.

Sugiharono. (2007). Psikologi Pendidikan, Yogyakarata: UNY Press.

Sanjaya Wina. (2009). Inovasi Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Sardiman, A.M. (2011). Interaksi Dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Press.

Supinah. (2008). Pembelajaran Matematika SD Dengan Pendekatan Kontekstual dalam melaksanakan KTSP. Yogyakarta: Pusat Pengembangan Dan Pemberdayaan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Matematika.

Suwarsono dalam Nalole. (2008). Model Dan Metode Pembelajaran di sekolah. Unissula press.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Wowo Suryano Kuswana. (2012). Taksonomi kongnitif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
(Online). (http://www.materi lingkaran.com diambil tanggal 12 juni 2020 jam 08.44 WIT).

Wewe. 2016. Pendekatan PMRI. (Online). (http://www.defenisi pendekatan PMRI.com.diambil tanggal 24 April 2020 jam 10.05 WIT).
Published
2021-05-21
How to Cite
Ratuanik, M., Wermpinan, W., Bacory, Z., & Batkunde, Y. (2021). Pemahaman Mahasiswa Baru Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Saumlaki Tentang Lingkaran Setelah Penerapan PMRI. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2), 1322-1331. https://doi.org/10.31004/cendekia.v5i2.493
Share |