Proses Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Matematika Berdasarkan Masalah Open-Ended pada Materi Bangun Datar

  • Dian Putri Wulandari Universitas Negeri Malang
  • Susiswo Susiswo Universitas Negeri Malang
  • I Made Sulandra Universitas Negeri Malang
Keywords: kemampuan berpikir kreatif, proses berpikir kreatif, masalah open-ended

Abstract

Berpikir kreatif adalah masalah penting dalam pembelajaran matematika. Sebagian besar guru di sekolah kurang memperhatikan kemampuan tersebut. Kemampuan berpikir kreatif dan mengetahui proses berpikir kreatif siswa mengakibatkan guru memperoleh pengetahuan yang luas terhadap potensi yang siswa miliki. Tujuan Penelitian ini yaitu mengetahui proses berpikir kreatif dan kemampuan siswa melalui masalah open-ended. Kriteria subjek dapat dikategorikan sebagai a) siswa memiliki kemampuan berpikir kreatif tinggi; b) siswa memiliki kemampuan berpikir kreatif sedang; dan c) siswa memiliki kemampuan berpikir kreatif rendah. Kemudian indikator kemampuan berpikir kreatif pada penelitian ini yaitu kelancaran (fluency), fleksibilitas (fexibelity), dan kebaruan (novelty) sementara tahap proses berpikir kreatif yaitu; 1) mengetahui adanya masalah; 2) memahami masalah; 3) membuat dugaan dan merumuskan hipotesis; 4) menguji hipotesis dan mengevaluasi; dan 5) mengkomunikasikan ide. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.  Data diperoleh dari jawaban siswa dan hasil wawancara. Penelitian dilakukan di kelas VII SMP An-Nur dengan jumlah siswa sebanyak 29 siswa. Hasil dari penelitian ini yaitu berupa proses berpikir kreatif siswa, 3 siswa dikategorikan sebagai kemampuan tinggi, 12 siswa memiliki kemampuan sedang, dan 14 siswa berkemampuan rendah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anderson, L, W. and Krathwohl, R, D. (1956) A Taxonomy for Learning, Teaching, and Assessing (A Revision of Bloom’s Taxonomy of Educational Objectives), New York: Pearson Education. doi: 10.2307/2281462.

Bulkova, K. and Ceretkova, S. (2017) ‘Rubrics as assessment tool of mathematical open-ended problems’, 16th Conference on Applied Mathematics, APLIMAT 2017 - Proceedings, (July 2019), pp. 235–245.

Fajriah, N. and Asiskawati, E. (2015) ‘Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Pembelajaran Matematika Menggunakan Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik di SMP’, EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika, 3(2), pp. 157–165. doi: 10.20527/edumat.v3i2.64.

Febrianti, Y., Djahir, Y. and Fatimah, S. (2016) ‘Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik dengan Memanfaatkan Lingkungan pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Negeri 6 Palembang’, Jurnal Profit, 3(1), pp. 121–127.

Hamza, M. and Griffith, K. (2006) ‘Fostering Problem-Solving and Creative Thinking in The Classroom: Cultivating a Creative Mind’, National Forum of Applied, 19(3), pp. 1–30.

Haylock, D. (1997) ‘Recognising Mathematical Creativity in Schoolchildren’, Zentralblatt fuer Didaktikder Mathematik, 3(29).

Hudojo, H. (2005) Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Matematika. Malang: UM Press.

Isaksen, S. G., Puccio, G. J. and Treffinger, D. J. (1993) ‘An Ecological Approach to Creativity Research: Profiling for Creative Problem Solving’, The Journal of Creative Behavior, 27(3), pp. 149–170. doi: 10.1002/j.2162-6057.1993.tb00704.x.

Keh, L. K., Ismail, Z. and Yusof, Y. M. (2019) ‘A Review of Open-Ended Mathematical Problem’, Anatolian Journal of Education, 1(1), pp. 1–18. doi: 10.29333/aje.2016.111a.

Krulik, S. and Rudnick, J. A. (1995) The New Sourcebook for Teaching Reasoning and Problem Solving in Elementary School. Needham Heights: Allyn & Bacon.

Magelo, C., Hulukati, E. and Djakaria, I. (2019) ‘Pengaruh Model Pembelajaran Open-Ended terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik Ditinjau dari Motivasi Belajar’, Jambura Journal of Mathematics, 2(1), pp. 15–21. doi: 10.34312/jjom.v2i1.2593.

Mahmudi, A. (2010) ‘Mengukur Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis, Makalah dipersentasikan’, Seminar Nasional Matematika XV.

Putri, V. S. R. and Wijayanti, P. (2013) ‘Identifikasi Tingkat Kemampuan Berpikir Kreatif (TKBK) Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Open Ended Pada Materi Segiempat Di Kelas VIII SMP’, Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, pp. 98–103.

Silver, E. A. (1997) ‘Fostering Creativity through Instruction Rich in Mathematical Problem Solving and Problem Posing’, ZDM - International Journal on Mathematics Education, 29(3), pp. 75–80. doi: 10.1007/s11858-997-0003-x.

Siswono, T. (2004) ‘Identifying Creative Thinking Process of Students Through Mathematics Problem’, International Conference on Statics and Mathematics.

Sriraman, B., Yaftian, N. and Lee, K. H. (2011) ‘Mathematical Creativity and Mathematics Education’, The Elements of Creativity and Giftedness in Mathematics, (January), pp. 119–130. doi: 10.1007/978-94-6091-439-3_8.
Published
2021-08-01
How to Cite
Wulandari, D., Susiswo, S., & Sulandra, I. M. (2021). Proses Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Matematika Berdasarkan Masalah Open-Ended pada Materi Bangun Datar. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 5(3), 2198-2207. https://doi.org/10.31004/cendekia.v5i3.847
Share |