Implementasi Pendidikan Karakter Pada Matakuliah Matematika Sekolah Dasar Menggunakan Model CTL

  • Vivi Puspita STKIP Adzkia
  • Asrina Mulyati STKIP Adzkia Padang, Sumatera Barat, Indonesia
  • Didi Maielfi STKIP Adzkia Padang, Sumatera Barat, Indonesia
Keywords: character education, contextual teaching and learning, module

Abstract

Pendidikan karakter dilakukan secara berkesinambungan mulai dari sekolah dasar hingga pergutuan tinggi. Pendidikan karakter penting dimiliki oleh mahasiswa dalam memasuki duni kerja. Nilai nilai-nilai karakter tersebut seperti hormat dan peduli pada orang lain, tanggung jawab, jujur, memiliki integritas, dan disiplin. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu modul pembelajaran yang mengintekgrasikan pendidikan karakter. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian pengembangan (research and development) dengan menggunakan model 4-D (four-D models) yang terdiri dari empat tahap. Keempat tahap itu adalah pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Pada artikel ini hanya membahas pada  tahapan pendefinisian (define), dan perancangan (design). Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah: Instrumen kevalidan, Instrumen kepraktisan, dan Instrumen keefektivan. Pengolahan data validitas modul menunjukan hasil valid sehingga modul dapat digunakan dalam perkuliahan.

Abstract

Character education is carried out on an ongoing basis starting from elementary school to college. Important character education is owned by students in entering the world of work. The values ​​of these characters such as respect and care for others, responsibility, honest, have integrity, and discipline. This study aims to produce a learning module that integrates character education. The research carried out is a research and development study using 4-D models (four-D models) consisting of four stages. The four stages are defining, designing, developing, and disseminating. In this article only discusses the stages of define, and design. Data collection instruments used in this study were: Validity instruments, practicality instruments, and effectiveness instruments. Data processing module validity shows valid results so the module can be used in lectures.

Abstract Keywords: character education, contextual teaching and learning, module

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andi Prastowo. 2012. Panduan Membuat Bahan Ajar Inovatif. Jakarta: Diva Press.
Arikunto, S. 2008. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Cepi Riyana & Rudi Susilana. 2008. Media Pembelajaran: Hakikat, Pengembangan, Pemanfaatan dan Penilaian. Bandung: Wacana Prima.
Depdiknas. 2008. Kamus besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka.
Depdiknas. 2008. Pengembangan Sistem Manajemen dan Kepemimpinan Sekolah Menengah Kejuruan. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.
Doni Koesoema, A. 2007. Pendidikan Karakter, Strategi Mendidik Anak di Zaman Global. Jakarta: Grasindo.
Echols & Shadily. 1995. An Indonesian-English Dictionary. Cornell University Press.
Gerson, Richard. F. 2004.Mengukur Kepuasan Pelanggan, PPM, Jakarta.
Jefris Santama. Mahasiswa UMSU Buntuti Dosennya ke Kamar Mandi Sebelum Membunuh. http//:www.detiknews.com (03 Mei 2016)
Kemdiknas. 2010. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Jakarta: Puskur-Balitbang. Kemdiknas.
Lickona, T. Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. New York: Bantam Books, 1991
Muhammad Moeslim. Guru SDN Aniaya Siswa. http//:www.sindonews.com (24 Oktober 2014).
Muliyardi. 2006. Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Menggunakan Komik di Kelas 1 SD. Disertasi UNESA Surabaya. Tidak Diterbitkan.
Riduan. 2009. Dasar-Dasar Statistika. Bandung: Alfabeta.
Berisi bagaimana data dikumpulkan, sumber data dan cara analisis data
Maryani iyan, pratna nanang. 20017 Integrasi nilai-nilai karakter matematika melalui pembelajaran kontekstual.https://journal.institutpendidikan.ac.id/index.php/mosharafa/article/view/mv6n3_3/326
Published
2019-12-02