Pengembangan Video Pembelajaran Kalkulus Diferensial Berbasis Pen Tablet
Abstract
Salah satu mata kuliah penting dalam program studi pendidikan matematika adalah kalkulus diferensial. Salah satu permasalahan pada perkuliahan kalkulus diferensial yaitu rendahnya hasil belajar mahasiswa. Salah satu kendala yang dihadapi adalah sulitnya mahasiswa dalam memahami materi perkuliahan melalui buku teks. Mahasiswa lebih mudah mengerti jika dijelaskan secara lisan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, maka penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan bahan ajar alternatif berupa video pembelajaran berbasis pen tablet. Tujuan utama penelitian ini adalah menghasilkan video pembelajaran kalkulus diferensial yang valid, praktis, dan efektif. Sesuai dengan tujuan penelitian tersebut maka jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi pendidikan matematika Universitas Pasir Pengaraian yang mengambil mata kuliah kalkulus diferensial pada T.A 2020/2021. Tahapan penelitian pengembangan ini mengacu kepada model Plomp yang terdiri dari 3 fase, yaitu: preliminary research, prototyping stage, assessment phase. Instrumen penelitian ini berupa angket yang diisi oleh ahli materi dan ahli media untuk mengukur validitas video, angket yang diisi oleh mahasiswa untuk mengukur praktikalitas video, dan tes tertulis untuk mengukur efektifitas video. Hasil penelitian menunjukkan video pembelajaran kalkulus diferensial berbasis pen tablet dinyatakan valid dengan kriteria sangat baik, praktis dan efektif dengan kriteria baik.
Downloads
References
Arikunto. (2013). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Ario, M. (2019). Profil Kemampuan Awal Matematis Mahasiswa Pendidikan Matematika. Jurnal Absis : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika, 1(2), 72–77. https://doi.org/10.30606/absis.v1i2.90
Ario, M. (2019). Pengembangan video pembelajaran materi integral pada pembelajaran flipped classroom. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 8(1), 20–31. https://doi.org/10.24127/ajpm.v8i1.1709
Chandra, F. H., & Nugroho, Y. W. (2016). Peran teknologi dalam flipped calssroom. Dinamika Teknologi, 8(1), 15–20.
Muna, H., Nizaruddin, N., & Murtianto, Y. H. (2017). Pengembangan video pembelajaran matematika berbantuan macromedia flash 8 dengan pendekatan kontekstual pada materi program linier kelas XI. AKSIOMA, 8(2), 9–18. https://doi.org/10.26877/aks.v8i2.1686
Plomp, T., & Nieveen, N. M. (2010). An introduction to educational design research: proceedings of the seminar conducted at the East China Normal University, Shanghai (PR China), November 23-26, 2007. http://www.slo.nl/downloads/2009/Introduction_20to_20education_20design_ 20research.pdf/download
Pritandhari, M., & Ratnawuri, T. (2015). Evaluasi penggunaan video tutorial sebagai media pembelajaran semester IV program studi Pendidikan Ekonomi Universitas Muhammadiyah Metro. PROMOSI (Jurnal Pendidikan Ekonomi), 3(2), 11–20. https://doi.org/10.24127/ja.v3i2.329
Purwanti, B. (2015). Pengembangan Media Video Pembelajaran Matematika dengan Model Assure. Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, 3, 42–47. https://doi.org/10.22219/jkpp.v3i1.2194
Rebowo, W. A. (2014). Pengembangan media video pembelajaran berbasis masalah materi pecahan pada siswa kelas IV sekolah dasar. Pelangi Pendidikan, 21(2), 94–106. https://doi.org/10.24114/pelangi.v21i2.2752
Rhine, S. (2015). The Role of Technology in Increasing Preservice Teachers’ Anticipation of Students’ Thinking in Algebra. Contemporary Issues in Technology and Teacher Education, 15(2), 85–105.
Saloko, A., Jampel, I. N., & Suwatra, I. W. (2013). Pengembangan media video pembelajaran mata pelajaran matematika pada siswa kelas V SD Negeri 2 Seririt tahun pelajaran 2012/2013 semester ganjil. Jurnal Edutech, 1(2), 51–61. http://dx.doi.org/10.23887/jeu.v1i2.1501
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian & Pengembangan (Research and Development). Bandung: Alfabeta.
Copyright (c) 2020 Marfi Ario, Annajmi Annajmi, Ratri Isharyadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

1.jpg)












