Konsep Etnomatematika dalam Rumah Adat Bermaterial Bambu di Desa Penglipuran

  • Ni Luh Kristiani Universitas Udayana
  • Leni Putri Pransiska Universitas Udayana
  • Teresa Lonicasya Sitohang Universitas Udayana
Keywords: Etnomatematika, Nilai Budaya, Geometri, Bambu, Desa Penglipuran

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi nilai budaya yang terkandung dalam rumah adat Desa Penglipuran, mengeksplorasi unsur geometris yang diterapkan pada desain arsitektur, serta menghitung luas permukaan dan volume pada tiga bangunan utama yang menggunakan bambu sebagai material utama dalam rumah adat Desa Penglipuran. Dengan pendekatan mixed methods, dilakukan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Sementara itu, teknik analisis data terbagi menjadi dua tahap, yakni analisis data kualitatif deskriptif untuk menggali nilai budaya dan unsur geometris, serta analisis data kuantitatif menggunakan rumus luas permukaan dan volume bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga rumah adat Desa Penglipuran yang memanfaatkan tumbuhan bambu desa sebagai material utama, yakni angkul-angkul (gapura), paon (dapur), dan bale dangin (pendopo) telah merefleksikan nilai budaya yang selaras dengan konsep filosofis seperti Sanga Mandala, Tat Twam Asi, dan Tri Hita Karana. Dalam tiga bangunan tersebut ditemukan berbagai unsur geometris, yakni persegi panjang, persegi, segitiga, trapesium, balok, dan prisma segitiga. Perhitungan menunjukkan bahwa angkul-angkul memiliki luas permukaan 25,32 m2 dan volume 7,56 m3, paon memiliki luas 94,3 m2 dan volume 56 m3, serta bale dangin memiliki luas 108 m2 dan volume 72 m3. Temuan ini membuktikan bahwa Desa Penglipuran telah menerapkan praktik pengetahuan etnomatematika.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dita, M. A. D. P., Wiranata, I. M. R. A., Sari, K., and Sujana, I. W. (2019). Penglipuran sebagai Desa Edukasi Berbasis Tri Hita Karana Dalam Pengembangan Karakter SD. Indonesian Values and Character Education Journal, 2(2), 97–105. https://doi.org/10.23887/ivcej.v2i2.21228.

Fajrin, F. (2021). Dinamika Sosial Budaya Masyarakat Desa Adat Penglipuran Di Era Globalisasi. Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN, 6(2), 110–118. https://doi.org/10.15294/harmony.v6i2.47442.

Ju, M. K., Moon, J. E., and Song, R. J. (2016). History of Mathematics in Korean Mathematics Textbooks: Implication for Using Ethnomathematics in Culturally Diverse School. International Journal of Science and Mathematics Education, 14(7), 1321–1338. https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s10763-015-9647-0.

Justan, R., Margiono, M., Aziz, A., and Sumiati, S. (2024). Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). ULIL ALBAB: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(2), 253–263. https://doi.org/10.56799/jim.v3i2.2772.

Kholisa, F. N. (2021). Eksplorasi Etnomatematika terhadap Konsep Geometri pada Rumah Joglo Pati. Circle: Jurnal Pendidikan Matematika, 1(2), 196–214. https://doi.org/10.28918/circle.v1i02.4225.

Muliawan, I. W. (2017). Kearifan Masyarakat Desa Penglipuran Kabupaten Bangli dalam Melestarikan Tanaman Bambu dan Aplikasinya sebagai Bahan Bangunan. Paduraksa, 6(1), 34–43. https://doi.org/10.22225/pd.6.1.457.34-43.

Pramesti, S. N., Maharani, K. K., Dewi, N. K. S., Sari, N. M. A. K., Maharani, P. E. A., Suryawan, I. P. P.
(2024). Kajian Etnomatematika Bangunan Adat di Desa Penglipuran dan Upaya Memperoleh Pengetahuan sebagai Sumber Belajar Matematika Bermakna. In Prosiding Mahasaraswati Seminar Nasional Pendidikan Matematika, 3(1), 446–456. https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/Prosemnaspmatematika/article/view/8896.

Pratiwi, N., Santosa, D. B., and Ashar, K. (2018). Analisis Implementasi Pembangunan Berkelanjutan di Jawa Timur. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan, 18(1), 1–13. https://doi.org/10.20961/jiep.v18i1.18188.

Rachmawati, I. (2012). Eksplorasi Etnomatematika Masyarakat Sidoarjo. E- Journal Unesa, 1(1). https://doi.org/10.26740/mathedunesa.v1n1.p%25p.

Radiusman, Novitasari, S., Nurmawanti, I., Fauzi, A., and Simanjuntak, M. (2021). Ethnomathematics: Mathematical values in Masjid Agung Demak. AIP Conference Proceedings, 2331. https://doi.org/https://doi.org/10.1063/5.0041639.

Raza, A. A. K. R. M., Ramadhan, T., Renita, D., Solehuddin, M. S., and Ayu, N. M. D. J. (2024). Eksplorasi Etnomatematika pada Bangunan Rumah Desa Adat Penglipuran: Etnomatematika. In SANTIKA: Seminar Nasional Tadris Matematika, 4, 573–585. https://proceeding.uingusdur.ac.id/index.php/santika/article/view/santika42446.

Rostiyati, A., Tresnasih, R. I., Pristiwanto, Sukari, Sainal, A., and Budiman, H. G. (2024). Cultural Significance of the Nondoi Ritual in Shaping the Identity of East Kalimantan, Indonesia’s New Capital City. Trames, 28(1), 65–80. https://doi.org/https://doi.org/10.3176/tr.2024.1.05.

Sudarwani, M. M., and Priyoga, I. (2018). Kajian Pola Ruang dan Rumah Tradisional Desa Penglipuran. Arsitektura, 16(2), 248–257. http://dx.doi.org/10.20961/arst.v16i2.23864.

Supiyati, S., and Halqi, M. (2020). Ethnomathematic of Sasaknese As a Mathematic Learning Source. Journal of Physics: Conference Series, 1539(1), 1–6. https://doi.org/https://doi.org/10.1088/1742-6596/1539/1/012076.

Turmuzi, M., Sudiarta, I. G. P., and Suharta, I. G. P. (2022). Systematic Literature Review: Etnomatematika Kearifan Lokal Budaya Sasak. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(1), 397–413. https://doi.org/10.31004/cendekia.v6i1.118.

Widodo, A. (2020). Nilai Budaya Ritual Perang Topat sebagai Sumber Pembelajaran IPS Berbasis Kearifan Lokal di Sekolah Dasar. Gulawentah: Jurnal Studi Sosial, 5(1), 1–16. https://doi.org/10.25273/gulawentah.v5i1.6359.

Wulandari, D. N. A. K., and Hasanudin, C. (2024). Mengenal Konsep Dasar Geometri untuk Matematika Sekolah Dasar. In Seminar Nasional dan Gelar Karya Produk Hasil Pembelajaran, 2(1), 529–539. https://prosiding.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/SNGK/article/view/2477/0.
Published
2025-07-31
How to Cite
Kristiani, N., Pransiska, L., & Sitohang, T. (2025). Konsep Etnomatematika dalam Rumah Adat Bermaterial Bambu di Desa Penglipuran. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 9(2), 1176-1188. https://doi.org/10.31004/cendekia.v9i2.4015
Share |