Pemahaman Aljabar: Sebuah Kajian Filosofi dan Historis
Abstract
Matematika merupakan ilmu pengetahuan yang bersifat eksak. Dan didalamnya terdapat banyak cabang matematika, salah satu cabang matematika yang cukup fundemantal adalah aljabar karena sering dianggap sebagai kajian yang abstrak dan sulit. Meskipun demikian, aljabar sangat penting untuk dipelajari. Karena aljabar memiliki lingkup pengetahuan yang sangat luas di berbagai bidang, bahkan dalam kehidupan sehari-hari. Aljabar memiliki kontribusi yang besar untuk perkembangan matematika. Dilihat dari sejarahnya, Aljabar melalui perjalanan yang sangat panjang. Dalam perjalanan panjangnya itu muncul beberapa tokoh Aljabar yang menghasilkan karya yang berpengaruh dalam perkembangan aljabar. Aljabar muncul pada beradaban kuno Mesir dan Babilonia, selanjutnya muncul salah satu tokoh aljabar, yaitu Diophantus. Ia merupakan matematikawan Yunani yang menghasilkan karya berjudul “Arithmatic”. Selain Diophantus ada banyak tokoh lain yang ikut berkontribusi dalam perkembangan aljabar, diantaranya Al-Khawarizmi, Leonardo Fibonacci, René Descartes, Pierre de Fermat, dll. Filsafat juga memiliki peran penting dalam pengembangan aljabar. Dari filsafat Yunani Kuno yang mempengaruhi aljabar awal hingga pemikiran filosofis modern yang telah membentuk aljabar seperti yang kita kenal sekarang.
Downloads
References
Anggoro, B. S. (2015). Sejarah Teori Peluang dan Statistika. Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(1), 13-24.
Berggren, J. L., Hogendijk, J. P., & Sabra, A. I. (2003). Mathematics in Medieval Islam. Cambridge University Press
Ernest, P. (1991). The Philosophy of Mathematics Education. Falmer Press.
Fauvel, J., & van Maanen, J. (Eds.). (2000). History in Mathematics Education: The ICMI Study. Springer.
Febriana, R., & Astuti, R. D. (2025). Implementasi Aliran Empirisme dalam Dunia Pendidikan. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(1), 5837–5842.
Katz, V. J., & Parshall, K. H. (2014). Taming the Unknown: A History of Algebra from Antiquity to the Early Twentieth Century. Princeton University Press.
Kieran, C. (2007). Learning and teaching algebra at the middle school through college levels: Building meaning for symbols and their manipulation. Educational Studies in Mathematics, 67(2), 177-199. https://doi.org/10.1007/s10649-007-9092-1
Ningsih, E. F., & Zuliana, E. (2018). Nilai-Nilai Karakter Profetik Pada Pembelajaran Matematika Pokok Bahasan Aljabar.
Nurjanah, D., Nurjanah, E., Hasan, A. F., Nabila, A., & Ariany, R. L. (2021). Kontribusi sejarah aljabar Babilonia dan aljabar Arab terhadap berpikir aljabar. Jurnal Analisa, 7(2), 2549-5134.
Shapiro, S. (2000). Thinking About Mathematics: The Philosophy of Mathematics. Oxford University Press.
Simangunsong, V. H. (2021). Hubungan filsafat pendidikan dan filsafat matematika dengan pendidikan. Sepren, 3(1), 14-25.
Susanto, A. (2021). Filsafat ilmu: Suatu kajian dalam dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Bumi Aksara.
Yaniawati, R. P., Fisher, D., & Sa'adah, N. (2023). Modul Matematika: Persamaan Garis Lurus Untuk SMP.
Wijaya, A. (2016). Aljabar: tantangan beserta pembelajarannya. Jurnal Gantang, 1(1), 1-15.
Wibowo, H. S. (2023). Al-Khawarizmi: Bapak Aljabar dan Algoritma. Tiram Media.
Copyright (c) 2025 Rina febriana, Shafa Salsabilla

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

1.jpg)












