Identifikasi Miskonsepsi Matematika pada Konten Viral Math Challenge di Aplikasi TikTok
Abstract
Maraknya konten math challenge di TikTok menyajikan persoalan matematika sederhana yang memicu respons cepat namun rentan terhadap kekeliruan konsep secara kolektif di kalangan penggunanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan jenis-jenis miskonsepsi matematika yang muncul pada konten viral math challenge di TikTok pada materi operasi hitung pecahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa video TikTok yang memuat materi operasi pecahan dengan jumlah penayangan minimal 10.000 kali, like 1.000, dan komentar 100. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi digital dan dokumentasi dengan penelusuran menggunakan tagar #MathChallenge dan #TanyaJawabMatematika, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskonsepsi yang dominan meliputi miskonsepsi aditif dan subtraktif pada penjumlahan dan pengurangan pecahan, di mana pembilang dan penyebut dioperasikan secara terpisah sebagai bilangan bulat. Miskonsepsi prosedural pada perkalian pecahan, yang ditandai dengan penerapan aturan secara parsial pada bagian penyebut saja, serta miskonsepsi konseptual dan linguistik pada pembagian pecahan, yang bersumber dari kesalahan menerjemahkan bahasa verbal ke dalam simbol matematis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa interaksi publik di media sosial dapat memperkuat normalisasi kesalahan konsep, sehingga diperlukan penjelasan berbasis teorema dan peningkatan literasi konseptual dalam produksi konten edukasi digital untuk memitigasi distorsi matematika.
Downloads
References
Humanika, 12(1), 19–30. https://doi.org/10.11113/sh.v12n1.1048
Alvianto, W. A., Amanullah, J., & Santoso, L. (2024). Tiktok Sebagai Media Interaktif Pembelajaran Editing Video. 1(1), 60–73. https://doi.org/10.62383/abstrak.v1i1.32
Azmi, H., & Ranti, M. G. (2024). Analisis Miskonsepsi Siswa Pada Materi Eksponen Berdasarkan Kemampuan Matematika Siswa. Koordinat Jurnal Pembelajaran Matematika Dan Sains, 5(1), 37–48. https://doi.org/10.24239/koordinat.v5i1.91
Chaeratunnisa, E., & Nindiasari, H. (2024). Analisis Miskonsepsi Matematika pada Materi Bilangan Berpangkat Kelas V Sekolah Dasar. 9(4), 285–292. https://doi.org/10.23969/jp.v9i04.20957
Chandra, E. (2023). Kekuatan Algoritma Dalam Komunikasi Pemasaran Digital Aplikasi Tiktok. Maha Widya Duta: Jurnal Penerangan Agama, Pariwisata Budaya, Dan Ilmu Komunikasi, 7(2), 191–200. 10.55115/duta.v7i2.3860
Chosyiah, N., Sary, R. M., & Artharina, F. P. (2021). Miskonsepsi Materi Operasi Hitung Pada Bilangan Pecahan Siswa Kelas V Sekolah Dasar. DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar, 4(4), 632–640. https://doi.org/10.31100/dikdas.v4i4.1081
Darmawan, P., Rofiki, I., Oktaviani, H. I., Nugroho, C. M. R., Dewi, V. M., Pramudya, S. S., & Alaiya, S. V. (2024). Eksplorasi Video TikTok sebagai Sumber Belajar Konten Matematika. JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika Dan IPA, 4(3), 418–432. https://doi.org/10.53299/jagomipa.v4i3.624
Fatma, A. S. M., Sangadah, H., Fadhila, E. H., F, N. I., & Nursantoso, A. (2026). Analisis Kesulitan Siswa Dalam Memahami Konsep Pecahan Dalam Pembelajaran Matematika Di Sekolah Dasar. AN NAJAH: Jurnal Pendidikan Islam Dan Sosial Keagamaan, 5(1), 459–465. https://journal.nabest.id/index.php/annajah
Hamid, A. (2024). Miskonsepsi Mahasiswa pada Masalah Eksponen Berdasarkan Gaya Kognitif. Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika, 4(1), 472–482. https://doi.org/10.51574/kognitif.v4i1.1539
Hamid, A. (2025). Analisis Faktor Penyebab miskonsepsi Mahasiswa pada Materi Aljabar: Perspektif Kognitif dan Pedagogis. VENN: Journal of Sustainable Innovation on Education, Mathematics and Natural Sciences, 4(2), 71–80. https://doi.org/10.53696/venn.v4i2.264
Hidayatullah, A., & Suprapti, E. (2020). The Affect of the Internet and Social Media: Mathematics Learning Environment Context. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 469(1), 1–11. https://doi.org/10.1088/1755-1315/469/1/012080
Hulu, E. S., & Siswanti, W. (2024). Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Pada Materi Spldv ditinjau dari Pemahaman Konsep Siswa di Kelas VIII SMP Negeri 1 Toma. FAGURU: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Keguruan, 3(2), 1–15. https://doi.org/10.57094/faguru.v3i2.1351
Lestari, S. W., Harman, & Relawati. (2025). Analisis Miskonsepsi Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Materi Matriks di SMAN 8 Kota Jambi Kelas XI F7. PHI: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(1), 158–162. 10.33087/phi.v9i1.495
Mailania, E., Rarastikab, N., Paristac, I., Harahapd, W. S., Azzahrae, M. F., & Aprilia, I. (2025). Strategi Pembelajaran Matematika untuk Mengatasi Kesulitan Pemahaman Konsep Pecahan pada Siswa Sekolah Dasar. JPSTT: Jurnal Pendidikan Sains Dan Teknologi Terapan, 2(2), 131–135. https://jurnal.kopusindo.com/index.php/jpst/article/view/852
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). An Expanded Sourcebook: Qualitative Data Analysis. London: Sage Publications.
Nuraina, & Rohantizani. (2023). Analisis Miskonsepsi Siswa Menggunakan Certainty of Response Index (Cri) Pada Materi Turunan Di Sma Negeri 1 Muara Batu. Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah (JP2MS), 7(1), 95–105. https://doi.org/10.33369/jp2ms.7.1.95-105
Putri, I. N., & Kusmaharti, D. (2025). Miskonsepsi Siswa Materi Operasi Hitung Pecahan Campuran Kelas V Sekolah Dasar Ditinjau dari Pemahaman Konsep. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 697–703. https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.23672
Putri, M., Syam, S. S., & Chandra, C. (2025). Kesulitan Siswa Sekolah Dasar dalam Memahami Konsep Pecahan. Pentagon : Jurnal Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 3(2), 43–54. https://doi.org/10.62383/pentagon.v3i2.488
Rangkuti, R. (2022). Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita pada Materi Pecahan untuk Siswa Kelas V SD Negeri 0609 Paringgonan Kecamatan Ulu Barumun Kabupaten Padang Lawas. (Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan).
Rizqiyah, N., Jauhari, A. H., Fawaied, M., & Maudy, M. (2025). Revolusi Digital Dalam Pendidikan: Peran Teknologi Dan Media Sosial Dalam Pembelajaran. Depok: Karya Bakti Makmur.
Saaroh, F., Aziz, T. A., & Wijiyanti, D. A. (2021). Analysis of Students’ Misconceptions on Solving Algebraic Contextual Problem. Risenologi, 6(1), 19–30. 10.47028/j.risenologi.2021.61.165
Siswono, T. Y. E. (2019). Paradigma Penelitian Pendidikan Pengembangan Teori dan Aplikasi Pendidikan Matematika. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Susanti, W., & Sudiansyah, S. (2024). Meningkatkan Pemahaman Konseptual dan Keterampilan Prosedural Matematika melalui Pendekatan Diferensiasi Berbantuan LKPD Terstruktur. AL KHAWARIZMI: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(2), 61–70. https://doi.org/10.46368/kjpm.v4i2.2336
Suwanto, Sihite, P., Pane, N. A., Siburian, V. P. R., Daeli, J. L. P., & Mukhtar. (2025). Studi Analisis Kesalahan Konsep dalam Buku Kalkulus Multivariabel dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Matematika. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 290–300. https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.36783
Ulfa, N., Jupri, A., & Turmudi, T. (2021). Analisis Hambatan Belajar Pada Materi Pecahan. Research and Development Journal of Education, 7(2), 226–236. https://doi.org/10.30998/rdje.v7i2.8509
Wulandari, F. A., & Darmawan, P. (2024). Analisis Tingkat Miskonsepsi Siswa terkait Bilangan Eksponen Menggunakan Certainty Of Response Index ( CRI ) dan Penyebabnya. Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah (JP2MS), 8(3), 385–394. https://doi.org/10.33369/jp2ms.8.3.385-394
Zega, H., Mendrofab, R. N., Telaumbanuac, Y. N., & Lased, S. (2024). Analisis Kesulitan Pemahaman Konsep Siswa dalam Menyelesaikan Soal Peluang Ditinjau dari Disposisi Matematis. Emasains: Jurnal Edukasi Matematika Dan Sains, 14(2), 288–207. 10.59672/emasains.v14i2.5336.
Copyright (c) 2026 Putri Melinda Rahmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

1.jpg)












