Perbandingan Model Pembelajaran Problem Solving dan Problem Posing Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Siswa Kelas V Sekolah Dasar
Abstract
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat efektivitas model pembelajaran Problem Solving dan Problem Posing dilihat dari kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5 SD. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas 5 di SD Negeri Legoksari dengan jumlah 30 siswa dan SD Negeri 02 Pagersari dengan jumlah 24 siswa. Teknik yang digunakan untuk mengumpulakan data ialah menggunakan observasi dan tes. Penelitian ini mengggunakan instrumen RPP Problem Solving dan Problem Posing serta menggunakan instrumen kemampuan berpikir kritis siswa. Analisis data yang digunakan adalah analisis deksripsi kuantitatif sebagai uji persyarat, uji T, dan N-Gain. Hasil pengujian hipotesis, dengan uji t-sig (2-tailed) diperoleh 0,000 < 0,05 dengan thitung 5,081> ttabel 2,002 maka H0 ditolak yang memiliki arti bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis matematika. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan meningkatnya kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5 di SD Negeri Legoksari menggunakan model Problem Posing dengan rata-rata perolehan skor awal 72,73 meningkat menjadi 80,67. Selain itu, meningkatnya kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5 di SD Negeri 02 Pagersari menggunakan model Problem Solving rata-rata perolehan skor awal yaitu 67,96 meningkat menjadi 74,75. Hal ini menunjukan bahwa model Problem Posing lebih efektif dibandingkan dengan model Problem Solving dilihat dari kemampuan berpikir kritis matematika.
Downloads
References
Djamarah, S. B., & Zain, A. (1997). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Fachrurazi. (2011). Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Penelitian
Pendidikan UPI, Edisi Khus(1), 76–89.
Kemendikbud. (2003). Undang Undang No 20 Tahun 2003. https://doi.org/10.16309/j.cnki.issn.1007-1776.2003.03.004
Kurniawan, H. (2016). Efektifitas Pembelajaran Problem Solving Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis. Prosiding Seminar Matematika Dan Pendidikan Matematika, ISBN: 978-(November), 47–56.
Nugraha, T. S., & Mahmudi, A. (2015). Keefektifan Pembelajaran Berbasis Masalah Dan Problem Posing Ditinjau Dari Kemampuan Berpikir Logis Dan Kritis. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 2(1), 107. https://doi.org/10.21831/jrpm.v2i1.7154
Sanjaya, N. M. W. S. (2018). Pengaruh Metode Problem Solving dan Gaya Kognitif terhadap Kemampuan Analisis Siswa. Indonesian Journal Of Economics Education, 1(1), 1–8. https://doi.org/10.17509/jurnal
Sarimanah, T. (2017). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematik Siswa Smp Melalui Pendekatan Problem Posing. Prisma, 6(2). https://doi.org/10.35194/jp.v6i2.123
Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Bandung.
Titin Sri Wartini1, Rita Retnowati2, E. S. 3. (2018). KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM POSING DAN PROBLEM SOLVING PADA MATERI SISTEM EKSKRESI. Journal of Science Education And Practice Volume, 2, 6723.
Widiawati, W., Subandi, S., & Fajaroh, F. (2016). Pengaruh Problem Solving Berkelompok Terhadap Motivasi Belajar, Kemampuan Berpikir Kritis, Dan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang, 21(1), 104660. https://doi.org/10.17977/jip.v21i1.6493
Copyright (c) 2021 Prita Tiya Pramesti, Eunice Widyanti Setyaningtyas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

1.jpg)












