LKS Matematika Berbasis Kontekstual Terintegrasi Budaya Melayu Riau untuk Siswa SMP/MTs di Pekanbaru
Abstract
Latar belakang penelitian ini adalah adanya prinsip pembelajaran yang efektif yaitu mencipkakan pembelajaran yang menyenangkan, kontekstual, efektif, efisien dan bermakna. Untuk itu perlu adanya bahan ajar yang didalamnya mengandung unsur-unsur kontekstual untuk mendukung proses pembelajaran agar berjalan efektif serta meberikan pengetahuan tentang budaya melayu Riau kepada siswa dengan adanya integrasi budaya melayu Riau di dalamnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk berupa LKS Matematika berbasis kontekstual terintegrasi budaya melayu Riau. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek penelitian adalah Peserta didik kelas VIII dan para ahli yang terdiri dari dosen dan guru. Objek dalam penelitian ini adalah LKS Matematika berbasis kontekstual terintegrasi budaya melayu Riau. Instrumen pengumpulan data berupa angket uji validitas, angket respon siswa dan soal tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif untuk menganalisis data yang diperoleh dari angket dan hasil tes siswa dan analisis kualitatif untuk menganalisis data berupa saran dan komentar dari para ahli. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan tersebut dapat disimpulkan bahwa LKS Matematika berbasis kontekstual terintegrasi budaya melayu Riau yang dikembangkan telah valid dengan persentasi valid secara keseluruhan yaitu 87,8% dengan kategori valid, telah praktis dengan persentasi kepraktisan secara keseluruhan yaitu 78,58% dengan kategori praktis dan telah efektif dengan rata-rata persentasi ketuntasan dari 2 sekolah yaitu 85,45%. Hal ini berarti LKS matematika yang dikembangkan telah dapat digunakan dalam proses pembelajaran.
Downloads
References
Aritonang, Diana. (2022). “Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Permainan Rakyat Melayu Riau Pada Materi SPLTV untuk Siswa Kelas X.” Skripsi.
Dardiri, Zulkifli M. Nuh. (2016). “Etnomatematika dalam Sistem Pembilangan pada Masyarakat Melayu Riau.” Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan 19(2).
Depdiknas. (2008). Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Depdiknas.
Hartono. (2014). Statistik untuk Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Jhonson, Elaine B. (2010). Contextual Teaching And Learning Menjadikan Kegiatan Belajar-Mengajar Mengasyikkan dan Bermakna. Terjemahan oleh Ibnu Setiawan. Bandung: Kaifa Learning.
Kosasih. (2014). Strategi Belajar dan Pembelajaran Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Yrama Widya.
Permendikbud. (2014). “Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2014 tentang Matematika SMP, Jakarta.”
Prastowo, Andi. (2012). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: DIVA Press.
Rahayu, Andoko Ageng Setyawan, dan Putri Wahyuni. (2019). “Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Matematika Realistik Berbasis Kuliner Melayu Riau di Sekolah Dasar.” Aksiomatik 7(3).
Sardiman. (2008). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Soedjadi, R. (2000). Kiat pendidikan matematika di Indonesia. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional.
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif. Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukardi. (2008). Evaluasi Pendidikan Prinsip & Operasionalnya. Jakarta: Bumi Aksara.
Tanirejo, Tukiran, dkk. (2012). Model-Model Pembelajaran Inovatif. Bandung: Alfa Beta.
Trianto. (2009). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana.
Copyright (c) 2022 Arnida Sari, Rena Revita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

1.jpg)












