Identifikasi Kesalahan Siswa SMA dalam Membuat Pemodelan Matematika dan Penyebabnya

  • Rosdati Amira Bahir Universitas Kristen Satya Wacana
  • Helti Lygia Mampouw Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga
Keywords: errors, causes, mathematical modeling

Abstract

Abstract

This research aims to describe senior high school students’ error in creating mathematical modeling and the factors which cause to. The subjects consisted of 9 students from SMA Negeri 1 Tuntang who were obtained by snowball technique. The data obtained from the results of observations and in-depth interviews with the subjects. The results showed that students ' error in creating mathematical modeling are students cannot identify the variables on the problem, so they didn’t have the variables to be model, students didn’t make assumptions about the models that will be formulated into equations, and also the students had an error in formulating and resolving equations. The error is caused by internal and external factors. The internal factors are lack of practice in doing an exercise about the story questions, not knowing about mathematical modeling and the importance of mathematical modeling to solve the story question, using reasoning or their own instincts to solve word problems; and external factors namely the level of difficulty of the given questions and the lack of learning infrastructure such as sourcebooks or other sources.

Keyword: errors, causes,  mathematical modeling.

 

Abstrak

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa SMA dalam membuat pemodelan matematika dan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kesalahan tersebut. Subjek terdiri 9 siswa SMA Negeri 1 Tuntang yang diperoleh dengan teknik snowball. Data diperoleh dari hasil observasi dan wawancara terhadap subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan siswa dalam membuat pemodelan matematika yaitu siswa tidak dapat mengidentifikasi variabel-variabel pada masalah sehingga tidak memiliki jabaran variabel untuk menjadi model, siswa tidak membuat asumsi tentang model yang akan diformulasikan ke dalam persamaan, serta siswa salah dalam memformulasikan dan menyelesaikan persamaan. Kesalahan tersebut disebabkan oleh faktor internal yakni siswa tidak mengetahui tentang pemodelan matematika dan pentingnya pemodelan matematika untuk menyelesaikan soal cerita, kurang latihan mengerjakan soal-soal cerita, menggunakan cara nalar atau insting sendiri dalam menyelesaikan soal cerita dan faktor eksternal yakni tingkat kesulitan soal yang diberikan dan kurangnya sarana prasarana seperti buku sumber ataupun sumber lainnya.

Kata kunci: kesalahan, penyebab, pemodelan matematika.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andriani, L. (2019). Analisis Kesalahan Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Soal Himpunan di Program Studi Pendidikan Matematika UIN Suska Riau. Journal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 03(02), 550–562.
Budiyono. (2008). Kesalahan Mengerjakan Soal Cerita dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal Pedagogia, 11(1), 1–8.
Dym, C. L., & Ivey, E. S. (2004). Principles of Mathematical Modeling. Amsterdam: Elsevier.
Gunawan, A. (2016). ANALISIS KESALAHAN DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS V SDN 59 KOTA BENGKULU. Jurnal PGSD: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 9(2), 216–255.
Moleong, L. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Ndii, M. Z. (2018). Pemodelan Matematika. Yogyakarta: PENERBIT DEPUBLISH.
Nugroho, F. A. (2017). Kemampuan Siswa Menyelesaikan Soal Cerita SPLDV Ditinjau dari Taksonomi Solo Kelas X. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Rahmania, L., & Rahmawati, A. (2013). Analisis Kesalahan Siswa Dalam ( Analysis of Student ’ S Errors in Solving Word Problems. Darul Ulum, 1(2), 165–174.
Rindyana, B. S. B., & Chandra, T. D. (2013). Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Berdasarkan Analisis Newman.
Sari, P. R. (2018). Analisis Kesalahan Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal SPLDV. Prosiding Seminar Nasional Etnomatnesia.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Widowati, & Sutimin. (2007). Buku Ajar Pemodelan Matematika. Semarang: FMIPA Universitas Diponegoro.
Zulfah. (2017). Analisis Kesalahan Peserta Didik pada Materi Persamaan Linear Dua Variabel di Kelas VIII MTS Negeri Sungai Tonang. Journal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 01(01), 12–16.
Zulfah, Astuti, Insani, S. U., Zulhendri, & Akbar, P. (2019). Development of Open-Ended Based Mathematics Problem to Measure High-Level Thinking Ability Development of Open-Ended Based Mathematics Problem to Measure High-Level Thinking Ability. Journal of Physics: Conference Series, 0–8. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1315/1/012047
Zulyanty, M. (2019). NEWMAN ERROR ANALYSIS SISWA MADRASAH DALAM. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 03(02), 379–388.
Published
2020-01-28
How to Cite
Bahir, R., & Mampouw, H. (2020). Identifikasi Kesalahan Siswa SMA dalam Membuat Pemodelan Matematika dan Penyebabnya. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 72-81. https://doi.org/10.31004/cendekia.v4i1.161
Share |