Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Realistik Berbasis Budaya Mandailing (PMR-B2M) untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa

  • Khairunnisyah Khairunnisyah Universitas Negeri Medan
  • Edi Syahputra Universitas Negeri Medan
  • Faiz Ahyaningsih Universitas Negeri Medan
Keywords: Model Pembelajaran, Matematika Realistik Berbasis Budaya Mandailing, Kemampuan Komunikasi Matematis

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membangun model pembelajaran matematika realistik berbasis budaya Mandailing yang sah, praktis, dan efisien untuk meningkatkan kemampuan dan kemampuan komunikasi matematis siswa. (1) Membuat model pembelajaran matematika berbasis Mandailing yang valid, praktis, dan efisien untuk meningkatkan kemampuan siswa. Studi ini mengkaji perkembangan. ADDIE digunakan sebagai framework dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) model pembelajaran matematika realistik berbasis budaya Mandailing memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif; dan 2) model pembelajaran matematika realistik berhasil. 2) Meningkatkan komunikasi matematika melalui model pembelajaran realistik Indeks Berbasis Budaya Mandailing menunjukkan peningkatan normalisasi, dan diketahui pada uji coba I kemampuan komunikasi matematis siswa dengan kriteria “rendah” dengan skor 0,24 (g 0,3) dan pada uji coba II dengan kriteria “sedang” dengan skor 0,34 (g 0,3) meningkat (0,3 N-Gain).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ansari, B. (2018). Komunikasi Matematik.Banda Aceh. PeNa.

Arifin, Trisna, A. (2017). Mengembangkan Self Efficacy Matematika melalui Pembelajaran Pendekatan Matematika Realistik pada Siswa Kelas VII D SMP Negeri 27 Banjarmasin Tahun 2016-2017. Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika, 3 No 2.

Armiati. (2019). Komunikasi Matematis Dan Kecerdasan Emosional. Seminar Nasional Matematika Dan Pendidikan Matematika Jurusan Pendidikan Matematika.

Fauzan, A. Y. (2018). Problematika Pembelajaran Matematika dan Alternatif Penyelesaiannya. Universitas Negeri Padang.

Hobri. (2009). Model-Model Pembelajaran Inovatif. Center for Society Studies.

Kozok, U. (2010). Utusan Damai di Kemelut Perang, Peran Zending Dalam Perang Toba. Yayasan Obor Indonesia.

Martini. (2018). Pembelajaran Standar Proses Berkarakter. Prenada.
Muruganantham, G. (2015). eveloping of E-content Package by Using ADDIE Model. International. Journal of Applied Research, 1 No 3, 52-54.

OECD. (2014). Results: What Students Know and Can do. Student Performance In Mathematics Reading, and Science (Vol. 1). OECD.

OECD. (2018). PISA 2015. PISA Result in Focus.

Pidarta, M. (2017). Landasan Kependidikan Stimulus Ilmu Pendidikan Bercorak Indonesia. Rineka Cipta.

Rakhmawati, R. (2016). Aktivitas Matematika Berbasis Budaya pada Masyarakat Lampung. Jurnal Pendidikan Matematika, 7 No 2.

Sihombing, Nova A dan Fauzi, A. (2017). Perbedaan Kemampuan Komunikasi Matematis
Siswa yang Diajar dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share dengan Tipe Think Talk Write pada Materi Kubus dan Balok di Kelas VIII SMPN 27
Medan. Jurnal Inspiratif, 3 No2.

Solikhah, U. (2012). Meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa smp melalui penerapan metode accelerated learning Document Transcript. UPI.

Suhaedi, D. (2012). Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa SMP Melalui Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik. Prosiding Seminar Nasional Matematika Dan Pendidikan Matematika.

Susanto, A. (2012). Teori Belajar dan Pembelajaran Di Sekolah Dasar. Kencana Prenada Media Group.

Zulkardi. (2012). Developing A Learning Environment on Realistic Mathematics Education For Indonesian Student Teachers. Twente University.
Published
2023-01-10
How to Cite
Khairunnisyah, K., Syahputra, E., & Ahyaningsih, F. (2023). Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Realistik Berbasis Budaya Mandailing (PMR-B2M) untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 7(1), 278-288. https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i1.1952
Share |

Most read articles by the same author(s)